UPACARA PERINGATAN HARI IBU KE-89 TAHUN 2017

17 Jan

Hari ini, Jumat 22 Desember 2017 Pengadilan Tinggi Jawa Tengah melaksanakan upacara dalam rangka memperingati hari Ibu ke-89. Upacara dilaksanakan di halaman kantor Pengadilan Tinggi Jawa Tengah dan diikuti oleh seluruh Hakim dan Pegawai Pengadilan Tinggi Jawa Tengah. Berindak sebagai inspektur upacara, Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Tengah, Bapak Dr. Nommy HT. Siahaan, S.H., M.H.. Rangkaian upacara antara lain Pengibaran sang saka merah putih, mengheningkan cipta, pembacaan naskah pancasila, pembacaan naskah pembukaan UUD 1945, pembacaan sejah singkat hari Ibu, menyanyikan hymne hari Ibu, Amanat pembina upacara, menyanyikan mars hari Ibu dan pembacaan doa.
Dalam sambutannya Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Tengah, Bapak Dr. Nommy HT. Siahaan, S.H., M.H. mengucapkan selamat hari Ibu kepada Hakim dan Pegawai Pengadilan Tinggi Jawa Tengah. Setelah itu beliau menyampaikan Sambutan Menteri Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia pada Upacara Bendera Memperingati Hari Ibu ke-89 Tahun 2017. Sambutan tersebut antara lain berisi:

  1. Tekad dan perjuangan kaum perempuan untuk mewujudkan kemerdekaan dilandasi oleh cita-cita dan semangat persatuan kesatuan menuju kemerdekaan Indonesia yang aman, tentram, damai, adil dan makmur sebagaimana dideklarasikan pertama kali dalam Kongres Perempuan Indonesia pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta.
  2. Momentum Hari Ibu juga dijadikan sebagai refleksi dan renungan bagi kita semua, tentang berbagai upaya yang telah dilakukan dalam rangka memajukan pergerakan perempuan di semua bidang pembangunan. Perjalanan panjang selama 89 tahun, telah mengantarkan berbagai keberhasilan bagi kaum perempuan dan kaum laki-laki dalam menghadapi berbagai tantangan global dan multidimensi, khususnya perjuangan untuk mewujudkan kesetaraan gender di Indonesia.
  3. Arti penting lainnya dari PHI adalah upaya untuk mewariskan nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan yang terkandung dalam sejarah perjuangan kaum perempuan kepada seluruh masyarakat Indonesi, terutama generasi penerus bangsa agar mempertebal tekad dan semangat untuk Bersamasama melanjutkan dan mengisi pembangunan, dengan dilandasi semangat persatuan dan kesatuan.
  4. PHI ke-89 Tahun 2017 mengangkat tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya”, dan sub tema:
    Meningkatkan akses ekonomi bagi perempuan menuju perempuan mandiri, sejahtera dan bebas dari kekerasan;
    Peningkatan ketahanan keluarga untuk mewujudkan keluarga yang kuat dalam berbagai bidang (kesehatan, ekonomi, pendidikan, kehidupan keluarga, kehidupan bermasyarakat dan kuat dalam menyikapi perbedaan budaya).
  5. Pada kesempatan PHI ke-89 ini, kami juga ingin menyampaikan bahwa pelibatan dan peningkatan peran kaum laki-laki dan keluarga dalam pembangunan, juga menjadi bagian yang penting dalam rangka penghapusan segala bentuk diskriminasi dan tindak kekerasan lainnya, serta berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa
  6. Akhirnya, kami mengajak semua perempuan untuk maju terus, mampu menjadi sosok yang mandiri, kreatif, inovatif, percaya diri, dan meningkatkan kualitas dan kapabilitas dirinya, sehingga bersama laki-laki menjadi kekuatan yang besar dalam membangun keluarga, masyarakat dan bangsa.